Berita Pertanian Terkini & Terbaru
Kabar Tani - Portal Berita Pertanian Terpercaya Indonesia
PANGAN  

Bapanas: Stok Beras 4,6 Juta Ton Aman Hadapi El Nino

Kabar-Tani,com|– JAKARTA — Pemerintah menyatakan ketahanan pangan nasional, khususnya ketersediaan beras, masih terjaga di tengah ancaman El Nino dan berbagai tekanan pangan global.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog mencapai 4,6 juta ton hingga September 2026.

“Alhamdulillah pangan kita dalam kondisi aman, khususnya beras, di tengah goncangan dunia, krisis pangan, krisis energi, dan krisis air yang terjadi di belahan dunia,” kata Amran di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Menurut Amran, stok tersebut tetap kuat meski Indonesia menghadapi ancaman El Nino ekstrem yang disebut menjadi perhatian karena berpotensi mempengaruhi ketersediaan air dan produksi pertanian.

Penyaluran CBP Tembus 2 Juta Ton

Di tengah tingginya stok, pemerintah juga terus menyalurkan cadangan beras untuk menjaga pasokan dan membantu masyarakat.

Bapanas mencatat penyaluran CBP hingga pertengahan September 2026 telah mencapai lebih dari 2 juta ton.

Penyaluran tersebut mencakup program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan pangan, penanganan bencana, serta kebutuhan golongan anggaran.

Rinciannya meliputi SPHP Januari-Februari sebesar 221,05 ribu ton, SPHP Maret-September 794 ribu ton, bantuan pangan tahap pertama 662,86 ribu ton, bantuan pangan tahap kedua 584 ribu ton, bantuan bencana 13,1 ribu ton, dan golongan anggaran 58,9 ribu ton.

Stok Naik 18 Persen

Amran menyebut stok beras Bulog pada September 2026 meningkat 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Stok pada September 2025 disebut berada di level 3,9 juta ton, kemudian meningkat menjadi 4,6 juta ton pada September 2026.

Selain stok, pemerintah juga menyoroti perkembangan harga.

Berdasarkan data BPS yang disampaikan Bapanas, inflasi beras secara tahunan pada Agustus 2026 tercatat 2,77 persen, turun dari 3,10 persen pada Juli.

Secara bulanan, inflasi beras berada di 0,42 persen, turun dari 0,49 persen.

Pemerintah Tetap Waspadai El Nino

Meski cadangan beras disebut berada dalam kondisi kuat, tantangan ketahanan pangan belum berakhir.

Perubahan cuaca, keterbatasan air, dan El Nino tetap berpotensi mempengaruhi produksi padi dan pasokan pangan.

Karena itu, ketersediaan stok perlu diimbangi dengan distribusi yang efektif, pengendalian harga, serta keberlanjutan produksi dalam negeri.

Dengan CBP yang disebut mencapai 4,6 juta ton, pemerintah menyatakan memiliki cadangan yang kuat untuk menghadapi tantangan pangan hingga September 2026.

Perkembangan produksi padi, cuaca, konsumsi, dan penyaluran bantuan selanjutnya akan menjadi faktor penting bagi stabilitas pasokan beras nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *