Kabar-Tani.com|- Jakarta — Tidak semua tanaman aman bagi manusia.
Sejumlah tumbuhan memiliki senyawa alami yang berfungsi sebagai mekanisme pertahanan, tetapi dapat menyebabkan keracunan jika tertelan, terhirup, atau digunakan secara tidak tepat.
Beberapa tanaman beracun bahkan tumbuh dan dibudidayakan di Indonesia. Berikut di antaranya:
1. Bintaro (Cerbera odollam)
Bintaro dikenal sebagai salah satu tanaman berbahaya karena bijinya mengandung cerberin, senyawa yang dapat mengganggu kerja jantung.
Dalam kasus berat, keracunan dapat menyebabkan gangguan irama jantung hingga kondisi fatal.
2. Saga rambat (Abrus precatorius)
Biji saga memiliki warna merah dengan ujung hitam sehingga sering digunakan sebagai ornamen.
Namun, bijinya mengandung abrin, racun sangat kuat yang berbahaya terutama jika biji dikunyah atau rusak dan masuk ke dalam tubuh.
3. Oleander (Nerium oleander)
Tanaman dengan bunga mencolok ini populer sebagai tanaman hias.
Oleander mengandung glikosida jantung yang dapat mengganggu fungsi dan irama jantung jika tertelan.
4. Kecubung (Datura sp.)
Kecubung dikenal karena bunganya yang berbentuk terompet.
Tanaman ini mengandung alkaloid yang dapat memengaruhi sistem saraf.
Keracunan dapat menyebabkan halusinasi, kebingungan, gangguan denyut jantung hingga kejang.
5. Tembakau (Nicotiana tabacum)
Tembakau merupakan komoditas perkebunan penting di Indonesia.
Tanaman ini mengandung nikotin dan alkaloid lain.
Nikotin dapat memengaruhi sistem saraf dan menyebabkan ketergantungan.
6. Jagung (Zea mays)
Jagung sebenarnya bukan tanaman beracun seperti kecubung atau bintaro.
Namun, pola makan yang terlalu bergantung pada jagung tanpa asupan nutrisi yang cukup dapat meningkatkan risiko kekurangan niasin dan memicu pellagra.
Selain itu, jagung yang disimpan dalam kondisi lembap dapat ditumbuhi jamur penghasil mikotoksin seperti aflatoksin dan fumonisin.
Jagung yang sudah berjamur atau membusuk sebaiknya tidak dikonsumsi.
Beracun bukan berarti tidak bernilai
Menariknya, beberapa tanaman tersebut tetap memiliki nilai ekonomi tinggi.
Tembakau merupakan komoditas perkebunan, jagung menjadi bahan pangan dan pakan, sedangkan oleander memiliki nilai sebagai tanaman hias.
Karena itu, yang perlu diperhatikan bukan hanya jenis tanamannya, tetapi juga bagian yang berbahaya, cara penggunaan, serta kondisi penyimpanannya.
Mengenali tanaman sebelum mengonsumsi atau memanfaatkannya menjadi langkah penting untuk mencegah keracunan.



