Kabar-Tani.com|- LAMPUNG UTARA — Yusup Dulguno, 84 tahun, tewas terbakar saat membakar lahan untuk persiapan menanam kangkung di Desa Tata Karya, Kecamatan Abung Surakarta, Lampung Utara.
Api yang membesar akibat angin kencang menjalar ke rumpun bambu di sekitar lokasi.
Peristiwa itu terjadi pada Senin, 14 September 2026, sekitar pukul 13.00 WIB.
Yusup saat itu sedang membersihkan lahan kosong berukuran sekitar 20 x 20 meter dengan cara membakar untuk persiapan bercocok tanam.
Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel mengatakan api tiba-tiba membesar dan sulit dikendalikan setelah diterpa angin kencang.
“Api dengan cepat menjalar dan tidak dapat dikendalikan,” kata Ivan, Selasa, 15 September 2026.
Warga yang melihat kejadian tersebut melaporkannya ke Polsek Abung Surakarta.
Polisi bersama masyarakat kemudian berupaya memadamkan api.
Pemadaman melibatkan petugas pemadam kebakaran, Unit Inafis Satreskrim Polres Lampung Utara, camat, dan kepala puskesmas.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas menemukan Yusup di dalam kolam kering dalam kondisi hangus. Sebagian kulit korban melepuh.
Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana pendek tanpa baju.
Hasil pemeriksaan awal di lokasi tidak menemukan luka akibat senjata tajam maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Polisi menyebut lahan yang terbakar merupakan area garapan korban.
Selain lahan kosong, api juga membakar tanaman jagung, kolam kering, dan rumpun bambu di sekitar lokasi.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak pemeriksaan medis lebih lanjut serta autopsi.
Jenazah Yusup kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Tata Karya.



