Berita Pertanian Terkini & Terbaru
Kabar Tani - Portal Berita Pertanian Terpercaya Indonesia

Harga Pangan Nasional Terbaru: Cabai Rawit Merah Tembus Rp92.350 per Kg

Kabar-Tani.com|-Jakarta – Harga sejumlah bahan pangan di pasar eceran nasional masih bergerak tinggi.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga cabai rawit merah mencapai Rp92.350 per kilogram pada Jum’at, 11 September 2026.

Kenaikan harga cabai menjadi salah satu sorotan di tengah pergerakan harga kebutuhan pokok lainnya.

Telur ayam ras, misalnya, tercatat Rp29.200 per kilogram.

Data PIHPS yang dilansir Antara menunjukkan harga bawang merah berada di level Rp38.300 per kilogram.

Adapun bawang putih tercatat Rp39.150 per kilogram.

Harga beras masih di atas Rp15 ribu per kilogram

Komoditas beras juga menunjukkan harga yang relatif tinggi di tingkat pedagang eceran nasional.

Beras kualitas bawah I tercatat Rp15.250 per kilogram, sedangkan kualitas bawah II mencapai Rp15.000 per kilogram.

Untuk beras kualitas medium I, harga berada di level Rp16.550 per kilogram.

Sementara beras medium II dijual rata-rata Rp16.250 per kilogram.

Harga lebih tinggi tercatat pada kelompok beras kualitas super.

Beras super I mencapai Rp18.000 per kilogram, sedangkan beras super II berada di angka Rp17.400 per kilogram.

Harga cabai merah dan ayam ikut tinggi

Selain cabai rawit merah, harga sejumlah jenis cabai lainnya juga berada pada level tinggi.

Cabai merah besar tercatat Rp57.050 per kilogram, sementara cabai merah keriting mencapai Rp61.200 per kilogram.

Cabai rawit hijau berada di harga Rp66.350 per kilogram.

Pada komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar tercatat Rp40.100 per kilogram.

Sementara harga daging sapi kualitas I mencapai Rp149.550 per kilogram dan kualitas II Rp141.550 per kilogram.

Gula dan minyak goreng

Harga gula pasir juga masih berada di kisaran Rp20 ribu per kilogram.

Gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.250 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal Rp19.150 per kilogram.

Untuk minyak goreng, harga di tingkat eceran nasional berbeda berdasarkan jenisnya. Minyak goreng curah berada di level Rp20.700 per liter.

Sementara minyak goreng kemasan bermerek I tercatat Rp23.900 per liter dan minyak goreng kemasan bermerek II Rp23.350 per liter.

Pergerakan harga tersebut menggambarkan masih beragamnya tekanan pada komoditas pangan di tingkat konsumen.

Cabai menjadi salah satu komoditas dengan harga paling mencolok, sementara beras, minyak goreng, gula, daging, dan telur tetap menjadi komponen penting dalam pengeluaran rumah tangga.

Data PIHPS menjadi salah satu rujukan untuk memantau perkembangan harga pangan strategis di berbagai wilayah Indonesia.

Perubahan harga di tingkat konsumen dapat dipengaruhi oleh kondisi pasokan, distribusi, produksi, hingga dinamika permintaan di pasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *