Berita Pertanian Terkini & Terbaru
Kabar Tani - Portal Berita Pertanian Terpercaya Indonesia

BBM Langka, Mentan Amran Jamin Distribusi Pangan Sulsel Aman

Kabar-Tani.com|- MAKASSAR — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah tidak membuat pemerintah mengendurkan perhatian terhadap distribusi pangan di Sulawesi Selatan.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan rantai pasok komoditas pertanian tetap menjadi prioritas sehingga tidak terganggu secara signifikan.

Amran mengatakan sektor pertanian memiliki posisi strategis dalam menjaga kebutuhan dasar masyarakat.

Karena itu, distribusi komoditas pangan dari sentra produksi menuju pasar dan wilayah konsumen mendapat perhatian khusus pemerintah.

“Mengenai dampak BBM, komoditas pertanian itu pada lokasi strategis posisinya, jadi tidak terlalu terpengaruh,” kata Amran di Makassar, Sabtu (12/9).

Menurut Amran, pemerintah tidak hanya berfokus pada produksi pangan, tetapi juga memastikan hasil pertanian dapat bergerak hingga ke konsumen.

Kelancaran distribusi menjadi salah satu faktor penting agar pasokan tetap tersedia sekaligus menahan gejolak harga di pasar.

Kondisi tersebut menjadi perhatian lantaran Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah penyangga pangan nasional.

Provinsi ini memiliki peran besar dalam produksi beras, jagung, serta berbagai komoditas hortikultura yang tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat lokal, tetapi juga dikirim ke sejumlah daerah lain.

Di tengah kekhawatiran mengenai ketersediaan BBM, Amran meminta masyarakat tidak berlebihan dalam menyikapi potensi gangguan pasokan pangan.

Pemerintah, kata dia, terus mengawal jalur distribusi komoditas strategis agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Pemerintah ingin memastikan pangan tetap tersedia dan distribusinya berjalan,” ujarnya.

Amran menegaskan keberlangsungan sektor pertanian harus dijaga dari hulu hingga hilir.

Artinya, perhatian pemerintah tidak berhenti pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup distribusi dan ketersediaan pangan di tingkat konsumen.

Jaminan tersebut menjadi penting karena gangguan distribusi dapat memberikan efek berantai terhadap harga.

Ketika biaya angkutan meningkat atau pengiriman tersendat, harga komoditas berpotensi ikut terdorong naik.

Karena itu, pemerintah berkomitmen menjaga sektor pertanian tetap berjalan meski menghadapi tekanan pada rantai distribusi energi.

Dukungan terhadap petani, kelancaran arus komoditas, dan stabilitas pasokan dinilai menjadi kunci menjaga ketahanan pangan Sulawesi Selatan sekaligus menopang kebutuhan pangan nasional.

Bagi masyarakat, pesan utama pemerintah saat ini adalah pasokan pangan tetap menjadi prioritas.

Kelangkaan BBM tidak boleh berkembang menjadi persoalan baru yang mengganggu ketersediaan bahan pangan di pasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *