Berita Pertanian Terkini & Terbaru
Kabar Tani - Portal Berita Pertanian Terpercaya Indonesia
PETANI  

Irigasi 340 Hektare Aceh Selatan Diperbaiki

Kabar-Tani.com|- ACEH SELATAN — Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan mempercepat perbaikan infrastruktur irigasi di Sungai Krueng Baru, Kecamatan Labuhan Haji Barat.

Pembangunan intake dan groundsill senilai Rp1,6 miliar itu ditargetkan mengembalikan pasokan air untuk 340 hektare sawah.

Proyek tersebut dibiayai melalui tambahan anggaran Transfer ke Daerah (TKD).

Infrastruktur dibangun menggunakan batu boulder dengan panjang 100 meter, lebar 15 meter, dan tinggi 4 meter.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Selatan Skar Fharaby mengatakan, pembangunan diperlukan setelah bencana hidrometeorologi pada November 2025 mengubah aliran Sungai Krueng Baru.

Luapan sungai memperlebar arus dan mengganggu saluran irigasi pertanian.

Akibatnya, frekuensi masa tanam petani menurun drastis.

Dari sebelumnya dapat mencapai lima kali dalam setahun, petani hanya mampu melakukan dua kali panen.

“Kami targetnya kembali ke lima kali panen dalam setahun,” kata Skar saat meninjau lokasi pembangunan bersama Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Renovasi (PRR) Pascabencana Sumatera, Minggu, 4 Oktober 2026.

Pembangunan yang dimulai sejak Mei 2026 itu ditargetkan rampung pada November mendatang.

Hingga awal Oktober, progres fisik mencapai sekitar 38 persen dengan realisasi keuangan 30 persen.

Untuk mengejar target penyelesaian, Dinas PUPR Aceh Selatan menambah alat berat dan menerapkan jam kerja ekstra.

Skar memperkirakan lahan yang kembali mendapat pasokan air dapat menghasilkan sekitar 7-8 ton gabah per hektare.

Pemulihan irigasi diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga menggerakkan kembali perekonomian masyarakat.

Wakil Kepala Perencanaan dan Pengendalian Analisis dan Evaluasi Satgas PRR Imran menilai percepatan proyek tersebut penting bagi ketahanan pangan Aceh Selatan.

Menurut dia, keberhasilan pembangunan intake dan groundsill akan memastikan debit air menuju jaringan irigasi yang mengairi sekitar 340 hektare sawah kembali terpenuhi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *