Kabar-Tani.com | – JAKARTA — Produksi ikan tangkap di tiga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Jakarta Utara menunjukkan tren peningkatan selama tiga bulan berturut-turut.
Pada September 2026, total produksi tercatat mencapai 1.188.886 kilogram atau sekitar 1.188 ton, menjadi capaian tertinggi sepanjang periode Juli hingga September.
Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara, Novi Christine Palit, mengatakan kenaikan produksi terjadi secara bertahap sejak Juli.
Peningkatan tersebut tercatat di tiga lokasi, yakni TPI Kamal Muara, TPI Cilincing, dan TPI Kalibaru.
“Produksi ikan meningkat dari Juli ke Agustus sekitar 0,74 persen dan kemudian meningkat sekitar 1,39 persen dari Agustus ke September 2026,” ujar Novi di Jakarta, Senin.
Berdasarkan data Sudin KPKP Jakarta Utara, produksi ikan tangkap pada Juli 2026 mencapai 1.163.924 kilogram.
Angka tersebut naik menjadi 1.172.537 kilogram pada Agustus, sebelum kembali meningkat menjadi 1.188.886 kilogram pada September.
Secara keseluruhan, produksi ikan selama periode tersebut bertambah 24.962 kilogram atau sekitar 2,14 persen dibandingkan Juli.
Kenaikan ini memperlihatkan tren positif aktivitas perikanan yang tercatat di tiga TPI tersebut.
Pasokan Ikan Tak Hanya dari Perairan Jakarta
Produksi yang tercatat di tempat pelelangan ikan Jakarta Utara tidak seluruhnya berasal dari tangkapan nelayan setempat.
Sebagian pasokan juga didatangkan dari sejumlah daerah lain untuk dipasarkan melalui tiga TPI tersebut.
Menurut Novi, ikan yang dilelang antara lain berasal dari Pelabuhan Muara Baru, Muara Angke, Pelabuhan Ratu, Pangandaran, hingga Banten.
Hasil tangkapan dari berbagai wilayah itu dibawa melalui jalur darat sebelum masuk ke tempat pelelangan.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas TPI di Jakarta Utara turut berperan sebagai jalur distribusi hasil perikanan dari berbagai daerah.
Ketersediaan pasokan dari luar wilayah juga menjadi bagian dari dinamika perdagangan ikan di kawasan pesisir ibu kota.
Nelayan Mendapat Pelatihan dan Pendampingan
Untuk mendorong peningkatan hasil tangkapan, Sudin KPKP Jakarta Utara terus menjalankan program pelatihan dan edukasi bagi nelayan di kawasan pesisir.
Pemerintah juga menyalurkan bantuan kepada kelompok nelayan guna mendukung kegiatan usaha dan meningkatkan produktivitas mereka.
Pendampingan dilakukan melalui petugas penyuluh yang turun langsung ke lapangan.
Upaya tersebut diharapkan membantu nelayan mengembangkan kemampuan, memperbaiki praktik penangkapan, serta meningkatkan hasil usaha perikanan.
Novi berharap tren kenaikan produksi ikan di TPI Kamal Muara, Cilincing, dan Kalibaru dapat terus berlanjut pada bulan-bulan berikutnya.
Peningkatan produksi ini menjadi salah satu indikator aktivitas perikanan yang tercatat di Jakarta Utara.
Ke depan, dukungan kepada nelayan dan kelancaran distribusi hasil tangkapan diharapkan dapat memperkuat peran ketiga TPI tersebut dalam memasok kebutuhan ikan bagi masyarakat.
Catatan redaksi: Data produksi dalam artikel ini mengacu pada keterangan Sudin KPKP Jakarta Utara sebagaimana tercantum dalam bahan berita.
Angka produksi TPI mencakup ikan dari tangkapan nelayan setempat maupun pasokan yang didatangkan dari daerah lain.



